Memanfaatkan Kesempatan Pertama

Oleh: Adib Nur Aziz, M.Pd., pengurus Yayasan Bakti Insani


Pada pembekalan tim KSM SMPIT Bakti Insani tahun 2024, saya menyampaikan ke anak-anak: tugas kami para guru, adalah memberikan kesempatan yang luas kepada mereka, agar mereka memiliki pengalaman yang banyak saat belajar di SMPIT. Kompetisi Sains Madrasah (KSM) adalah kesempatan pertama yang mereka miliki. Ini adalah event bergengsi di Kementerian Agama, yang grand finalnya tahun ini akan digelar di Maluku Utara.

Tahun ini adalah tahun pertama keikutsertaan SMPIT Bakti Insani dalam ajang KSM. Ini bukan perlombaan yang ringan, karena pesaingnya adalah semua MTs negeri di kabupaten Sleman, dan MTs lain yang tidak bisa dianggap remeh. Juga ada SMP negeri yang berpartisipasi. Namun, saya menyampaikan ke mereka, pada tahun ke-7 SMPIT ini, kita punya visi baru: menjadi sekolah terbaik se-kabupaten Sleman. Hari ini, sudah selayaknya kita berdiri sejajar dengan SMPN 4 Pakem, SMPN 1 Godean maupun MTsN 6 Sleman.

Anda adalah anak-anak yang hebat. Level Anda bukan lagi Sleman atau DIY, melainkan di tingkat nasional. Sekolah ini sudah memberi bekal yang cukup memadai untuk mengantarkan Anda ke pentas Nasional. Tentu saja, belajar dengan keras tidaklah cukup. Harus ada do'a-do'a terbaik di sela tahajud pagi hari menjelang Shubuh. Harus ada restu dan dukungan terbaik dari orang tua dan Simbah.

Oleh karena itu, mereka kami ajak untuk bangun pagi. Lebih hormat kepada orang tua dan Simbah. Sebab, hasil yang akan dicapai bukanlah karena mereka lebih pandai, namun karena Allah SWT sayang kepada mereka.

          Kini, anak-anak itu benar-benar berdiri sejajar dengan siswa dari SMPN 4 Pakem dan MTsN 6 Sleman. Sungguh, sangat dekat jarak antara mimpi dan kenyataan. Mimpi itu telah menjadi nyata, bahwa kita layak sejajar dengan mereka. Anak-anak itu, telah berhasil memanfaatkan kesempatan pertama yang dimiliki. Mengambil satu tiket peserta KSM tingkat provinsi DIY mewakili Kabupaten Sleman. Ini berarti, satu langkah lagi, mimpi ke pentas Nasional akan terwujud. Man jadda wajada!

Maha Suci Allah, segala puji hanya bagi-Nya.


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama