Meneladani Rasulullah ﷺ dan Berdasar Qur’an dalam Mendidik Anak Berkarakter




Oleh : dr. Dyah Listyarifah, M.Sc.,

ibunda Faiza Adzka Qurrotaayun kelas 2A, 

dosen Fakultas Kedokteran Gigi UGM 

 

Kita semua sebagai orang tua mendambakan anak yang sholih, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi umat. Karakter yang baik  tumbuh dari keteladanan yang diberikan setiap hari di rumah, sekolah, dan lingkungan. Orang tua adalah madrasah pertama bagi anak, sehingga sikap, ucapan, dan kebiasaan orang tua akan menjadi pelajaran yang paling berkesan. 

 

Qur’an dan Hadits memberikan panduan bagi kita para orang tua dalam mendidik anak. Allah SWT berfirman, "Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka ..." (QS. At-Tahrim: 6). Al-Qur'an juga mengabadikan nasihat Luqman kepada putranya (QS. Luqman: 13–19), dimulai dengan menanamkan tauhid, membiasakan shalat, mengajarkan kesabaran, serta membentuk akhlak yang santun. Inilah dasar pendidikan karakter dalam Islam.

 

Rasulullah ﷺ mendidik anak dengan kasih sayang dan keteladanan. Beliau bersabda, "Barang siapa tidak menyayangi, maka ia tidak akan disayangi." (HR. Bukhari dan Muslim). Anak akan lebih mudah meniru apa yang dilakukan orang tuanya daripada sekadar mendengar nasihatnya.

 

Mari menjadi orang tua yang hadir, mendampingi, dan mendoakan kebaikan untuk anak-anak kita setiap waktu. Semoga Allah SWT menjadikan keluarga kita penuh keberkahan dan anak-anak kita tumbuh menjadi generasi Qurani yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Aamiin yaa mujibassailin, kabulkanlah doa kami, wahai Dzat Yang Maha Mengabulkan permintaan orang-orang yang berdoa.

 

"Rabbanaa hablanaa min-azwaajinaa wa-dzurriyyaatinaa qurrata a'yun, waj'alnaa lil-muttaqiina imaamaa." (QS. Al-Furqan: 74).

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama